Langsung ke konten utama

Sharing DIB

Assalamu'alaikum.. Moms hebat DIB

Semua kan indah pada waktunya.. 

Pernah merasa down kala realita tak sesuai rencana? 
Pernah merasa tak berguna merencanakan sesuatu yg sudah kita susun dgn rapih, kala yg terlaksana tak sesuai ekspetasi? 
Lalu apa yg kita lakukan? 
"Pundung" merasa tak ada perlu melanjutkan usaha? 

Jangan ya dek... ya... 

Perkenalkan saya Temmy, ibu rumah tangga yg nyambi jualan roti dan kerja di ranah publik. 

Saya suka baking.. Sejak SMP ibu saya selalu mempercayakan pembuatan kue lebarannya pada saya. Tapi jaman saya kala itu kan ngak ada tuh yg cita2 nya jadi Baker.. 
Akhirnya baking hanya sekedar salah satu hobi bagi saya. 
Setelah menjadi ibu, dgn berbagai alasan saya berencana untuk resign.. Dan merencanakan untuk menjual roti sebagai melanjutkan hobi dan terutama karena keluarga kami suka roti.. 

Tapi rencana tak sesuai kenyataan.. Saya gagal resign, padahal saya saat itu sdh belajar pd profesional, menyediakan peralatan bakery, mencari supplier, memiliki customer, dll. 

Saya pasrah dgn kehendak Nya. Saya jalani semua peran yg Dia berikan.

Capek? tentu.. Tapi ternyata saya mendapatkan hikmah yg sangat besar. Sambil bekerja, saya tetap menerima pesanan, karena setelah gagal resign ini saya memiliki waktu lebih di rumah. Yg memungkinkan pekerjaan dan baking menjadi lebih mudah diatur. Saya akan menolak pesanan jika ternyata pekerjaan di kantor sedang menyita waktu. 

Dan menjadi keuntungan tersendiri yg menjadikan customer saya kangen akan roti buatan bakery kami. 
Bahkan sambil menunggu, lambat laun saya banyak mendapatkan ilmu2 baru yg mendukung bisnis yg menjadi impian saya. 

Saya dapat amunisi dr DIB berupa resep, praktik makanan lain selain roti seperti pie, minuman, menghitung HPP dan melegalkan Raffa Bakery yg kami rintis, bahkan sekarang sdh memiliki sertifikat halal. 

Sekarang saya mengikuti pertamina foundation.. Siapa tahu bisa belajar banyak tentang bisnis dan Upgrade alat bakery.. He2.. 

Ngak tergoda dgn pencapaian teman lain? Tergoda sih.. Tapi... saya merasa tdk perlu terlalu terburu-buru.. Karena.. 

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui. 

 QS Al-Baqarah:216

Semua ada waktunya.. Itu yg saya percayai.. Tdk perlu tergesa mengejar impian.. Nikmati saja prosesnya. Maka Allah akan membantu kita dari arah yg tanpa kita sangka. Sy yakin rencana Allah itu lebih baik dr hambanya. 

Tips memilih prioritas :
1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan. Berjalanlah pada jalan sukses yg kita dapat lakukan sendiri, tdk perlu silau dgn jalan sukses orang lain. 
2. Focus pada melaksanakan kewajiban sebagai istri dan ibu dahulu, baru ranah publik dan keinginan menyusul. Karena ridha suami dan anak sangat penting dan selaras dgn ridho Allah terhadap usaha kita. 
3. Jalani semua dengan semangat dan sebaik mungkin yg bisa kita lakukan. 
4. Jangan jadikan impian kita mengalir tak memiliki rencana/roadmap. Buat rencana pertahun.. Catat dan amati.. untuk membantu kita menentukan langkah kedepan. 
5. Berdamai dgn kesempurnaan.. Karena yg sempurna itu hanya Allah.. Lakukan dan berserah diri saja padaNya. 

Saya yakin ada yg pengalamannya lebih banyak dari saya. Tidak bermaksud menggurui ini hanya sekedar sharing. Mohon maaf jika ada kata yg salah. 

Waalaikumsalam wr wb.. 
Sampai jumpa lagi. . 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun

Prinsip Prinsip Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun Oleh Ust Harry 1. Pahami Fitrah Perkembangan untuk tahap ini dengan baik. Tahap ini adalah fase dari konsepsi berkembang menjadi potensi. Ini masa  latih awal dimana anak sudah boleh diperintah atau adab sudah disampaikan sebagai perintah. Allah memerintahkan orangtua agar menyuruh anak anak mereka sholat ketika berusia 7 tahun. Perintah sholat adalah penanda dimulainya fase pre aqilbaligh awal, inilah perintah untuk beradab kepada Allah. Di Fase ini juga anak sudah menyadari adanya dunia sosial di luar dirinya, menyadari adanya kehidupan dan adanya aturan di atasnya. Kemampuan belajar dan bernalar mencapai masa emasnya di usia ini. 2. Fitrah keimanan pada fase ini bergerak meningkat dari Konsepsi Tauhid Rubbubiyatullah, kepada kesadaran Potensi untuk Tunduk kepada Allah (Tauhid Mulkiyatullah), yaitu sejalan dengan perkembangan fitrah sosialnya serta fitrah belajar dan bernalarnya maka anak disadarkan...

bolen pisang premium

Resep bolen pisang Persiapan isian : Goreng pisang dgn margarine 1. Membuat kulit. Ttgi +gula halus+ buyer/margarin+telur +air. Aduk.. Aduk 1/2 kalian. Bagi menjadi 20 2. Pelapis margarin+minyak+ ttgi+ aduk rata. Pindahkan ke plastik, simpan di kulkas. Bagi menjadi 20 2. Pasangkan adonan kulit +pelapis. (Pelapis dibungkus bahan kulit) Dibuat bentuk bola.  3. Digilas, dilipat 3 sebanyak 3x. Istirahatkan adonan 15-20 menit. Digilas diisi dgn isian. Dilipat amplop. Lalu dilapisi dgn olesan (1 kuning telur+1-2 sdh susu cair).  4. Panggang pada suhu 180oC 35-45 menit Resep by Calista kitchen

hak-hak syar'ie anak

Untuk mengingat kembali hak anak yang harus kita penuhi ketika usianya 0-7 th *HAK-HAK SYAR'IE ANAK* Oleh: Ustad Aad Pada setiap diri manusia tersanding di dalamnya hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban ini telah Allah tetapkan atas makhlukNya. Sehingga bersifat syar'ie : Ada hak syar'ie... Ada kewajiban syar'ie... Banyak yang tak tahu atau lupa, bahwa ALLAH MENDAHULUKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN Maka DR Abdul Karim Zaidan pernah berkata : "Berakhlaqlah seperti Allah : Dia penuhi hak-hak Adam, setelah itu baru ia tuntut kewajiban untuk tak mendekati pohon Khuld" Secara mengejutkan DR Abdullah Nasih 'Ulwan dalam kitabnya "Hak Asasi dalam Islam"(: berkata tegas) الحق الاساسي في الاسلام "ISLAM LEBIH MENGUTAMAKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN", karena : Pertama, hak itu nama Allah Kedua, hak itu artinya kebenaran Ketiga, hak itu bermakna esensi (hakikat) Keempat, hak itu juga berarti kewajiban. Seperti : "Hak Muslim atas Muslim ada lima" Mak...