Langsung ke konten utama

hadis keutamaan mendidik anak

Pendidikan adalah hal paling penting yang dibutuhkan anak sebagai bekal kehidupannya. Beberapa hadis tentang mendidik anak dalam Islam ini bisa menjadi landasan untuk memberikan bekal terbaik kepada anak.

1. Hadis Pertama

قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {مَا نَحَلَ وَالِدٌ وَلَدَهُ أَفْضَلَ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Tidak ada pemberian seorang ayah untuk anaknya yang lebih utama dari pada (pendidikan) tata krama yang baik.” (HR At-Tirmidzi dan Al-Hakim)

2. Hadis Kedua

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {لِأنْ يُؤَدِّبَ الرَّجُلُ وَلَدَهُ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أنْ يَتَصَدَّقَ بِصَاعٍ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Seseorang mendidik anaknya itu lebih baik baginya dari pada ia menshadaqahkan (setiap hari) satu sha.” (HR At-Tirmidzi)

3. Hadis Ketiga

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {أَكْرِمُوا أَوْلَادَكُمْ وَأَحْسِنُوا آدَابَهُمْ}.


Artinya: Nabi SAW bersabda: “Muliakanlah anak-anak kalian dan ajarilah mereka tata krama.” (HR Ibnu Majah)

4. Hadis Keempat

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {إِنَّ فِى الْجَنَّةِ دَارًا يُقَالُ لَهَا دَارُ الْفَرَحِ لَا يَدْخُلُهَا إِلاَّ مَنْ فَرَّحَ الصِّبْيَانَ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Sungguh di dalam surga itu ada rumah yang disebut rumah kebahagiaan yang tidak dimasuki kecuali orang yang membahagiakan anak-anak kecil.” (HR Abu Ya’la dari Aisyah RA)

5. Hadis Kelima

icon
Home >
 
Keluarga >
 
Parenting
PARENTING
17 February 2024
Cara dan Hadis tentang Mendidik Anak Menurut Islam, Simak!
Yuk berikan pendidikan terbaik untuk Si Kecil
0 disukai
0
0 komentar
0
Simpan
Simpan
Cara dan Hadis tentang Mendidik Anak Menurut Islam, Simak!
X

placeholder
Artikel ditulis oleh Orami Author
Disunting oleh Amelia Puteri
Daftar isi artikel

Hadis tentang Mendidik Anak
Cara Mendidik Anak Menurut Islam
Ada aturan tentang peran orang tua yang tertuang dalam beberapa hadis tentang mendidik anak. Di dalamnya terdapat ketentuan dari segi agama tentang bagaimana peran dan fungsi orang tua membersamai tumbuh kembang anak-anaknya.

Sebab, salah satu hasil penelitian dari Repositori UIN Alaudin Makassar menunjukkan bahwa peran orang tua terhadap pendidikan anak dapat dilakukan dengan bentuk pembiasaan, pemberian keteladanan, pemberian motivasi, pemberian nasehat, mengawasi anak dari pergaulan yang buruk, dan memberikan hukuman yang mendidik.

Baca Juga: Bolehkah Anak Kecil Minum Kopi?

Hadis tentang Mendidik Anak
5 Rangkaian Doa untuk Anak Penuh Makna, Yuk Panjatkan!
Foto: 5 Rangkaian Doa untuk Anak Penuh Makna, Yuk Panjatkan! (Orami Photo Stock)
Foto: Orami Photo Stock

Pendidikan adalah hal paling penting yang dibutuhkan anak sebagai bekal kehidupannya. Beberapa hadis tentang mendidik anak dalam Islam ini bisa menjadi landasan untuk memberikan bekal terbaik kepada anak.

1. Hadis Pertama
قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {مَا نَحَلَ وَالِدٌ وَلَدَهُ أَفْضَلَ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Tidak ada pemberian seorang ayah untuk anaknya yang lebih utama dari pada (pendidikan) tata krama yang baik.” (HR At-Tirmidzi dan Al-Hakim)

2. Hadis Kedua
وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {لِأنْ يُؤَدِّبَ الرَّجُلُ وَلَدَهُ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أنْ يَتَصَدَّقَ بِصَاعٍ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Seseorang mendidik anaknya itu lebih baik baginya dari pada ia menshadaqahkan (setiap hari) satu sha.” (HR At-Tirmidzi)

3. Hadis Ketiga

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {أَكْرِمُوا أَوْلَادَكُمْ وَأَحْسِنُوا آدَابَهُمْ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Muliakanlah anak-anak kalian dan ajarilah mereka tata krama.” (HR Ibnu Majah)

4. Hadis Keempat
وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {إِنَّ فِى الْجَنَّةِ دَارًا يُقَالُ لَهَا دَارُ الْفَرَحِ لَا يَدْخُلُهَا إِلاَّ مَنْ فَرَّحَ الصِّبْيَانَ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Sungguh di dalam surga itu ada rumah yang disebut rumah kebahagiaan yang tidak dimasuki kecuali orang yang membahagiakan anak-anak kecil.” (HR Abu Ya’la dari Aisyah RA)

5. Hadis Kelima

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {إِنَّ فِى الْجَنَّةِ دَارًا يُقَالُ لَهَا دَارُ الْفَرَحِ لَا يَدْخُلُهَا إِلاّ مَنْ فَرَّحَ يَتَامَى الْمُؤمِنِيْنَ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Sungguh di dalam surga ada rumah yang disebut rumah kebahagiaan yang tidak dimasuki kecuali orang yang membahagiakan anak-anak yatim yang mukmin.” (HR Imam Hamzah bin Yusuf dan Ibnu Najjar)

left icon
iconiconicon
17 February 2024

Cara dan Hadis tentang Mendidik Anak Menurut Islam, Simak!

Yuk berikan pendidikan terbaik untuk Si Kecil
0 disukai
0
0 komentar
0
Simpan
Simpan
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami Author
Disunting oleh Amelia Puteri

Ada aturan tentang peran orang tua yang tertuang dalam beberapa hadis tentang mendidik anak. Di dalamnya terdapat ketentuan dari segi agama tentang bagaimana peran dan fungsi orang tua membersamai tumbuh kembang anak-anaknya.

Sebab, salah satu hasil penelitian dari Repositori UIN Alaudin Makassar menunjukkan bahwa peran orang tua terhadap pendidikan anak dapat dilakukan dengan bentuk pembiasaan, pemberian keteladanan, pemberian motivasi, pemberian nasehat, mengawasi anak dari pergaulan yang buruk, dan memberikan hukuman yang mendidik.

Baca Juga: Bolehkah Anak Kecil Minum Kopi?

Hadis tentang Mendidik Anak

5 Rangkaian Doa untuk Anak Penuh Makna, Yuk Panjatkan!
Foto: 5 Rangkaian Doa untuk Anak Penuh Makna, Yuk Panjatkan! (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Pendidikan adalah hal paling penting yang dibutuhkan anak sebagai bekal kehidupannya. Beberapa hadis tentang mendidik anak dalam Islam ini bisa menjadi landasan untuk memberikan bekal terbaik kepada anak.

1. Hadis Pertama

قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {مَا نَحَلَ وَالِدٌ وَلَدَهُ أَفْضَلَ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Tidak ada pemberian seorang ayah untuk anaknya yang lebih utama dari pada (pendidikan) tata krama yang baik.” (HR At-Tirmidzi dan Al-Hakim)

2. Hadis Kedua

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {لِأنْ يُؤَدِّبَ الرَّجُلُ وَلَدَهُ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أنْ يَتَصَدَّقَ بِصَاعٍ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Seseorang mendidik anaknya itu lebih baik baginya dari pada ia menshadaqahkan (setiap hari) satu sha.” (HR At-Tirmidzi)

3. Hadis Ketiga

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {أَكْرِمُوا أَوْلَادَكُمْ وَأَحْسِنُوا آدَابَهُمْ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Muliakanlah anak-anak kalian dan ajarilah mereka tata krama.” (HR Ibnu Majah)

4. Hadis Keempat

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {إِنَّ فِى الْجَنَّةِ دَارًا يُقَالُ لَهَا دَارُ الْفَرَحِ لَا يَدْخُلُهَا إِلاَّ مَنْ فَرَّحَ الصِّبْيَانَ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Sungguh di dalam surga itu ada rumah yang disebut rumah kebahagiaan yang tidak dimasuki kecuali orang yang membahagiakan anak-anak kecil.” (HR Abu Ya’la dari Aisyah RA)

5. Hadis Kelima

ADVERTISEMENT

hijack-eskulin-rekomendasi-sampo-anak

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {إِنَّ فِى الْجَنَّةِ دَارًا يُقَالُ لَهَا دَارُ الْفَرَحِ لَا يَدْخُلُهَا إِلاّ مَنْ فَرَّحَ يَتَامَى الْمُؤمِنِيْنَ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Sungguh di dalam surga ada rumah yang disebut rumah kebahagiaan yang tidak dimasuki kecuali orang yang membahagiakan anak-anak yatim yang mukmin.” (HR Imam Hamzah bin Yusuf dan Ibnu Najjar)

Baca Juga: Si Kecil Sering Pulang dan Pergi Sekolah Sendiri? Ajarkan 5 Tips Ini Agar Anak Aman di Jalan

Cara Mendidik Anak Menurut Islam

5+ Tugas Suami Menurut Islam, Sudahkah Dilakukan Dads?
Foto: 5+ Tugas Suami Menurut Islam, Sudahkah Dilakukan Dads? (Foto: Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stok

Anak adalah amanah bagi setiap orang tua. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi keduanya untuk mendidik anak tumbuh menjadi orang yang shaleh dan dapat tumbuh dan berkembang dengan sebaik-baiknya.

Setiap orang tua tentu memiliki cara mendidik anak versi masing-masing yang biasanya telah disesuaikan dengan latar belakang dan kebutuhan anaknya. Tapi, penting bagi orang tua muslim untuk mendidik anak dengan cara islami.

Berbekal hadis tentang mendidik anak di atas, cara mendidik anak menurut Islam pada dasarnya mudah dan memudahkan. Namun saat melaksanakannya tentu ada masalah yang tidak mudah dilalui dan butuh kesabaran dan pola asuh yang tepat.

Dalam Islam, mendidik anak menjadi anak yang shalih tidak hanya untuk kebaikan anak kelak, tapi juga untuk kebaikan orang tua dan orang lain di sekitarnya. Jadi saat mengajarkan keislaman, orang tua memberikan bekal dunia dan akhirat untuk Si Kecil.

Hal ini sesuai dengan keterangan seperti yang diriwayatkan Abi Dawud: “Ketika seseorang meninggal, tindakannya tidak akan dilanjutkan kecuali dengan tiga hal, sedekah, pengetahuan bermanfaat, dan seorang anak saleh berdoa untuknya.”

Dirangkum dari berbagai sumber, ada cara mendidik anak menurut Islam yang bisa dipraktikkan. Apa saja?

left icon
iconiconicon
17 February 2024

Cara dan Hadis tentang Mendidik Anak Menurut Islam, Simak!

Yuk berikan pendidikan terbaik untuk Si Kecil
0 disukai
0
0 komentar
0
Simpan
Simpan
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami Author
Disunting oleh Amelia Puteri

Ada aturan tentang peran orang tua yang tertuang dalam beberapa hadis tentang mendidik anak. Di dalamnya terdapat ketentuan dari segi agama tentang bagaimana peran dan fungsi orang tua membersamai tumbuh kembang anak-anaknya.

Sebab, salah satu hasil penelitian dari Repositori UIN Alaudin Makassar menunjukkan bahwa peran orang tua terhadap pendidikan anak dapat dilakukan dengan bentuk pembiasaan, pemberian keteladanan, pemberian motivasi, pemberian nasehat, mengawasi anak dari pergaulan yang buruk, dan memberikan hukuman yang mendidik.

Baca Juga: Bolehkah Anak Kecil Minum Kopi?

Hadis tentang Mendidik Anak

5 Rangkaian Doa untuk Anak Penuh Makna, Yuk Panjatkan!
Foto: 5 Rangkaian Doa untuk Anak Penuh Makna, Yuk Panjatkan! (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Pendidikan adalah hal paling penting yang dibutuhkan anak sebagai bekal kehidupannya. Beberapa hadis tentang mendidik anak dalam Islam ini bisa menjadi landasan untuk memberikan bekal terbaik kepada anak.

1. Hadis Pertama

قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {مَا نَحَلَ وَالِدٌ وَلَدَهُ أَفْضَلَ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Tidak ada pemberian seorang ayah untuk anaknya yang lebih utama dari pada (pendidikan) tata krama yang baik.” (HR At-Tirmidzi dan Al-Hakim)

2. Hadis Kedua

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {لِأنْ يُؤَدِّبَ الرَّجُلُ وَلَدَهُ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أنْ يَتَصَدَّقَ بِصَاعٍ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Seseorang mendidik anaknya itu lebih baik baginya dari pada ia menshadaqahkan (setiap hari) satu sha.” (HR At-Tirmidzi)

3. Hadis Ketiga

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {أَكْرِمُوا أَوْلَادَكُمْ وَأَحْسِنُوا آدَابَهُمْ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Muliakanlah anak-anak kalian dan ajarilah mereka tata krama.” (HR Ibnu Majah)

4. Hadis Keempat

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {إِنَّ فِى الْجَنَّةِ دَارًا يُقَالُ لَهَا دَارُ الْفَرَحِ لَا يَدْخُلُهَا إِلاَّ مَنْ فَرَّحَ الصِّبْيَانَ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Sungguh di dalam surga itu ada rumah yang disebut rumah kebahagiaan yang tidak dimasuki kecuali orang yang membahagiakan anak-anak kecil.” (HR Abu Ya’la dari Aisyah RA)

5. Hadis Kelima

ADVERTISEMENT

hijack-eskulin-rekomendasi-sampo-anak

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {إِنَّ فِى الْجَنَّةِ دَارًا يُقَالُ لَهَا دَارُ الْفَرَحِ لَا يَدْخُلُهَا إِلاّ مَنْ فَرَّحَ يَتَامَى الْمُؤمِنِيْنَ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Sungguh di dalam surga ada rumah yang disebut rumah kebahagiaan yang tidak dimasuki kecuali orang yang membahagiakan anak-anak yatim yang mukmin.” (HR Imam Hamzah bin Yusuf dan Ibnu Najjar)

Baca Juga: Si Kecil Sering Pulang dan Pergi Sekolah Sendiri? Ajarkan 5 Tips Ini Agar Anak Aman di Jalan

Cara Mendidik Anak Menurut Islam

5+ Tugas Suami Menurut Islam, Sudahkah Dilakukan Dads?
Foto: 5+ Tugas Suami Menurut Islam, Sudahkah Dilakukan Dads? (Foto: Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stok

Anak adalah amanah bagi setiap orang tua. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi keduanya untuk mendidik anak tumbuh menjadi orang yang shaleh dan dapat tumbuh dan berkembang dengan sebaik-baiknya.

Setiap orang tua tentu memiliki cara mendidik anak versi masing-masing yang biasanya telah disesuaikan dengan latar belakang dan kebutuhan anaknya. Tapi, penting bagi orang tua muslim untuk mendidik anak dengan cara islami.

Berbekal hadis tentang mendidik anak di atas, cara mendidik anak menurut Islam pada dasarnya mudah dan memudahkan. Namun saat melaksanakannya tentu ada masalah yang tidak mudah dilalui dan butuh kesabaran dan pola asuh yang tepat.

Dalam Islam, mendidik anak menjadi anak yang shalih tidak hanya untuk kebaikan anak kelak, tapi juga untuk kebaikan orang tua dan orang lain di sekitarnya. Jadi saat mengajarkan keislaman, orang tua memberikan bekal dunia dan akhirat untuk Si Kecil.

Hal ini sesuai dengan keterangan seperti yang diriwayatkan Abi Dawud: “Ketika seseorang meninggal, tindakannya tidak akan dilanjutkan kecuali dengan tiga hal, sedekah, pengetahuan bermanfaat, dan seorang anak saleh berdoa untuknya.”

Dirangkum dari berbagai sumber, ada cara mendidik anak menurut Islam yang bisa dipraktikkan. Apa saja?

Baca Juga: Mana yang Benar, Anak Sudah Besar atau Masih Kecil?

1. Lembut Mengajarkan Salat

Bacaan dan gerakan salat mungkin akan sulit dipelajari oleh anak-anak. Namun, ada cara yang bisa dilakukan agar anak senang salat. Misalnya, ajak anak untuk menunaikan salat bersama dengan lemah lembut, dan tidak memaksa.

Apabila diperlukan, ajarkan dan beri contoh melalui mainannya. Seperti boneka, dan mainan yang dibuat khusus untuk belajar salat bagi anak agar Si Kecil merasa tertarik dan juga semangat saat diajak salat oleh orang tuanya.

Manfaat mengajarkan salat adalah anak akan mempelajari banyak hal. Seperti perbedaan posisi imam dan makmum, yakni soal kepemimpinan. Dan masih banyak hal lagi pelajaran yang akan diambil oleh anak, apabila orang tua memberikan penjelasan yang baik tentang makna dari salat.

2. Ceritakan Kisah Inspiratif

Sebagai orang yang sudah dewasa, orang tua pasti lebih banyak pengalaman yang menginspirasi. Orang tua bisa menceritakan berbagai pengalaman yang mengesankan dan terinspirasi dari Alquran atau kisah lain yang inspiratif seperti kisah para nabi.

Saat bercerita kepada anak berarti orang tua juga harus memperluas wawasan dengan membaca. Orang tua dapat membaca buku-buku inspiratif tentang ajaran Islam, atau judul buku anak islami lainnya. Jadi bukan hanya anak yang aktif, tapi orang tua juga berkembang bersama Si Kecil.

Bercerita kepada anak tentang cerita-cerita hebat yang inspiratif juga bisa menjadi cara mudah dan menyenangkan untuk mendidik anak sesuai dengan ajaran Islam. Ada banyak sekali kisah Islami yang bisa dipilih, tinggal orang tua yang mencari cara agar cerita itu menarik untuk anak.

4. Mulai dari Diri Orang Tua

Anak-anak akan lebih percaya pada apa yang dilakukan dan diucapkan oleh orang tua. Dan, cara mendidik anak menurut ajaran Islam yang baik adalah dengan memperkuat iman orang tua agar anak tumbuh menjadi pribadi yang beriman.

Anak-anak akan mencontoh apa yang dilakukan dan ucapkan. Oleh sebab itu, sebagai orang tua harus berhati-hati dalam berucap dan bertingkah laku, sebab bisa saja ditiru oleh anak. Berikan contoh berprilaku yang terbaik untuk anak.

Demikian hadis tentang mendidik anak serta cara mendidik anak menurut Islam yang bisa dilakukan oleh para orang tua.

Disalin dari :

https://www.orami.co.id/magazine/cara-dan-hadis-tentang-mendidik-anak, 01122024 jam 08.37




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun

Prinsip Prinsip Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun Oleh Ust Harry 1. Pahami Fitrah Perkembangan untuk tahap ini dengan baik. Tahap ini adalah fase dari konsepsi berkembang menjadi potensi. Ini masa  latih awal dimana anak sudah boleh diperintah atau adab sudah disampaikan sebagai perintah. Allah memerintahkan orangtua agar menyuruh anak anak mereka sholat ketika berusia 7 tahun. Perintah sholat adalah penanda dimulainya fase pre aqilbaligh awal, inilah perintah untuk beradab kepada Allah. Di Fase ini juga anak sudah menyadari adanya dunia sosial di luar dirinya, menyadari adanya kehidupan dan adanya aturan di atasnya. Kemampuan belajar dan bernalar mencapai masa emasnya di usia ini. 2. Fitrah keimanan pada fase ini bergerak meningkat dari Konsepsi Tauhid Rubbubiyatullah, kepada kesadaran Potensi untuk Tunduk kepada Allah (Tauhid Mulkiyatullah), yaitu sejalan dengan perkembangan fitrah sosialnya serta fitrah belajar dan bernalarnya maka anak disadarkan...

bolen pisang premium

Resep bolen pisang Persiapan isian : Goreng pisang dgn margarine 1. Membuat kulit. Ttgi +gula halus+ buyer/margarin+telur +air. Aduk.. Aduk 1/2 kalian. Bagi menjadi 20 2. Pelapis margarin+minyak+ ttgi+ aduk rata. Pindahkan ke plastik, simpan di kulkas. Bagi menjadi 20 2. Pasangkan adonan kulit +pelapis. (Pelapis dibungkus bahan kulit) Dibuat bentuk bola.  3. Digilas, dilipat 3 sebanyak 3x. Istirahatkan adonan 15-20 menit. Digilas diisi dgn isian. Dilipat amplop. Lalu dilapisi dgn olesan (1 kuning telur+1-2 sdh susu cair).  4. Panggang pada suhu 180oC 35-45 menit Resep by Calista kitchen

hak-hak syar'ie anak

Untuk mengingat kembali hak anak yang harus kita penuhi ketika usianya 0-7 th *HAK-HAK SYAR'IE ANAK* Oleh: Ustad Aad Pada setiap diri manusia tersanding di dalamnya hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban ini telah Allah tetapkan atas makhlukNya. Sehingga bersifat syar'ie : Ada hak syar'ie... Ada kewajiban syar'ie... Banyak yang tak tahu atau lupa, bahwa ALLAH MENDAHULUKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN Maka DR Abdul Karim Zaidan pernah berkata : "Berakhlaqlah seperti Allah : Dia penuhi hak-hak Adam, setelah itu baru ia tuntut kewajiban untuk tak mendekati pohon Khuld" Secara mengejutkan DR Abdullah Nasih 'Ulwan dalam kitabnya "Hak Asasi dalam Islam"(: berkata tegas) الحق الاساسي في الاسلام "ISLAM LEBIH MENGUTAMAKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN", karena : Pertama, hak itu nama Allah Kedua, hak itu artinya kebenaran Ketiga, hak itu bermakna esensi (hakikat) Keempat, hak itu juga berarti kewajiban. Seperti : "Hak Muslim atas Muslim ada lima" Mak...