Pertama kali nerbitin buku solo saat lockdown di Malaysia ceu. Genre dewasa ttg parenting dan marriage.
Ceritanya lagi ngisi waktu saat pandemi gk boleh keluar rumah🤣
Ada 3 tahap inti dalam membuat buku :
- Konsep
- Timeline
- Eksekusi
*KONSEP*
- Apa temanya?
- Siapa target pembacanya?
- Kapan target rilisnya?
- Apa jenis bukunya?
Setelah konsepnya mateng, masuk ke pembuatan kerangka naskah.
Kerangka semakin detail semakin bagus. *Ini salah satu cara menghindari writer block.*
*TIMELINE*
- Kapan naik cetak?
- Kapan selesai kerangka?
- Kapan selesai naskah?
- Kapan selesai ilustrasi (jika perlu)
- Kapan self editing?
Timeline ini *penting*.
Kenapa banyak naskah yang akhirnya tidak selesai?
Karena timelinenya tidak jelas. Sehingga progressnya tidak terukur.
"Timeline *tidak harus cepat* TAPI *harus ada*"
-Wafi Azkia Zahidah, 2020
*EKSEKUSI*
Pastikan bergerak sesuai timeline. Manajemen waktu harus paten.
Kebutuhan naskah juga pada tahap ini. Seperti kebutuhan data, ilustrasi, foto, dsb.
Setelah eksekusi selesai, pastikan melakukan self editing✅
Terakhir, kirim deh ke penerbit😍
Terlihat simpel bukan?
Selamat mencobaa!!!!
Hati2 ketagihan kayak saya. Awalnya cuma 1 buku, eeeeeh tahu2 udah 100 lebih 💛
Nulis buku itu candu, kalau sudah tahu tekniknya. Sabar dalam prosesnya. Dan bisa manage waktunya.
Karena setiap proses tahapan menulis buku, ada tantangannya masing2.
Baik dari dalam diri maupun tantangan eksternal dari luar.
Jadi, tips dari saya pastikan konsisten sama timeline.
Oleh.. Ceu Wafi 40624
Komentar
Posting Komentar