Langsung ke konten utama

Talent Management in Education itu berdampak

Talent Management in Education itu berdampak 💥

Iban : "Bu, liburan semester ini aku magang lagi, tapi mau ajak temen2ku yang belum pernah magang. Mereka penasaran magang itu seperti apa, biar match mata kuliahnya dg dunia nyata"

Saya : "Ok, mau ibu cariin atau gimana? di Bogor atau luar Bogor?

Iban : "Aku udah survey beberapa tempat. Yang Malang menolak krn sedang karantina PMK, alhamdulillah dapat di RPH Bogor. Tinggal kasih surat pengantar dari kampus. Gimana ya? Kan ini bukan program kampus tapi holiday program mandiri biar gak gabut.."

Singkat cerita sepekan ini Iban bersama 5 temannya sudah magang di rumah potong hewan di Bogor dari jam 08.00 - 16.30 selama 3 pekan. Sepertinya diperpanjang krn pada betah..alhamdulillah. Iban yang biasanya follower kini bisa jadi leader penggerak teman2nya untuk magang👍

Begitulah dampak (outcome) Talent Management, yang tidak hanya liat melekat pada anak tetapi bisa menjadikan anak sebagai sosok agen perubahan. Ada yang khas pada anak2 yang talentanya dikelola dengan sengaja lewat program Talent Management in Education. Progresnya bisa dilihat jelas di setiap tahapan Stimulation, Assessment dan Development. Saya punya puluhan contoh terutama Generasi Z.

Iban, anak kedua saya memang secara sengaja saya kelola talentanya sejak usianya 6th hingga saat ini berusia 19th di 28 Agustus 2022 bulan depan. Tidak tergolong anak pintar akademik di sekolahnya, tetapi keren mengolah passionnya.

Talent Management itu tidak ada kaitannya dengan bodoh atau pintar. Semua anak itu pintar. Tugas kita mencari dimana titik pintarnya. Kalau sudah ditemukan bersiaplah mendapatkan kejutan2. Kejutan itu berupa dampak (outcome). 

Untuk output sudah jelas sosok-sosok jebolan program Talent Management itu pemilk portofolio bakat yang patent, ijazah sekolah bagaimana ? Itu bonus saja. Dipakai atau nggak itu sah2 saja. Dapetnya tidak instant. Karena akademik itu support system passion. Talent Management itu dapat dijalankan di semua jalur pendidikan baik formal, nonformal maupun informal. 

Gimana? Tertarik dengan Talent Management in Education ? Hayuklah...

#abhomemytalent 
#ABhome 

📸 Program Talent Management Iban & foto magang saat libur kuliah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun

Prinsip Prinsip Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun Oleh Ust Harry 1. Pahami Fitrah Perkembangan untuk tahap ini dengan baik. Tahap ini adalah fase dari konsepsi berkembang menjadi potensi. Ini masa  latih awal dimana anak sudah boleh diperintah atau adab sudah disampaikan sebagai perintah. Allah memerintahkan orangtua agar menyuruh anak anak mereka sholat ketika berusia 7 tahun. Perintah sholat adalah penanda dimulainya fase pre aqilbaligh awal, inilah perintah untuk beradab kepada Allah. Di Fase ini juga anak sudah menyadari adanya dunia sosial di luar dirinya, menyadari adanya kehidupan dan adanya aturan di atasnya. Kemampuan belajar dan bernalar mencapai masa emasnya di usia ini. 2. Fitrah keimanan pada fase ini bergerak meningkat dari Konsepsi Tauhid Rubbubiyatullah, kepada kesadaran Potensi untuk Tunduk kepada Allah (Tauhid Mulkiyatullah), yaitu sejalan dengan perkembangan fitrah sosialnya serta fitrah belajar dan bernalarnya maka anak disadarkan...

bolen pisang premium

Resep bolen pisang Persiapan isian : Goreng pisang dgn margarine 1. Membuat kulit. Ttgi +gula halus+ buyer/margarin+telur +air. Aduk.. Aduk 1/2 kalian. Bagi menjadi 20 2. Pelapis margarin+minyak+ ttgi+ aduk rata. Pindahkan ke plastik, simpan di kulkas. Bagi menjadi 20 2. Pasangkan adonan kulit +pelapis. (Pelapis dibungkus bahan kulit) Dibuat bentuk bola.  3. Digilas, dilipat 3 sebanyak 3x. Istirahatkan adonan 15-20 menit. Digilas diisi dgn isian. Dilipat amplop. Lalu dilapisi dgn olesan (1 kuning telur+1-2 sdh susu cair).  4. Panggang pada suhu 180oC 35-45 menit Resep by Calista kitchen

hak-hak syar'ie anak

Untuk mengingat kembali hak anak yang harus kita penuhi ketika usianya 0-7 th *HAK-HAK SYAR'IE ANAK* Oleh: Ustad Aad Pada setiap diri manusia tersanding di dalamnya hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban ini telah Allah tetapkan atas makhlukNya. Sehingga bersifat syar'ie : Ada hak syar'ie... Ada kewajiban syar'ie... Banyak yang tak tahu atau lupa, bahwa ALLAH MENDAHULUKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN Maka DR Abdul Karim Zaidan pernah berkata : "Berakhlaqlah seperti Allah : Dia penuhi hak-hak Adam, setelah itu baru ia tuntut kewajiban untuk tak mendekati pohon Khuld" Secara mengejutkan DR Abdullah Nasih 'Ulwan dalam kitabnya "Hak Asasi dalam Islam"(: berkata tegas) الحق الاساسي في الاسلام "ISLAM LEBIH MENGUTAMAKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN", karena : Pertama, hak itu nama Allah Kedua, hak itu artinya kebenaran Ketiga, hak itu bermakna esensi (hakikat) Keempat, hak itu juga berarti kewajiban. Seperti : "Hak Muslim atas Muslim ada lima" Mak...