Talent Management dan Generasi Z Indonesia
Siapa itu Generasi Z, berapa jumlah Generasi Z di Indonesia? Apa hubungannya Talent Management dengan Generasi Z Indonesia? Semoga tulisan berikut bisa memberi penjelasan dengan baik dan yang lebih penting menggugah untuk bergerak mengambil peran untuk Indonesia.
Generasi Z adalah mereka yang lahir di rentang tahun 1995 – 2012 yang saat ini di tahun 2022 berusia 10 – 27 tahun. Apakah di rumah Anda ada yang berada di rentang usia tersebut? Berapa jumlahnya, atau semua anak Anda Generasi Z ?
Menurut hasil survey yang dilaksanakan oleh Biro Pusat Statistik (BPS) tahun 2021 jumlah penduduk Indonesia Generasi Z merupakan populasi terbesar dibandingkan generasi yang lain yaitu sebesar 27.94% atau sekitar 76 juta. Jumlah yang sangat besar dan menjadi aset bangsa jika dikelola dengan baik.
Kita sudah sering mendengar tentang Bonus Demografi yang akan dialami Indonesia pada puncaknya di tahun 2030. Bonus Demografi adalah kondisi dimana suatu negara memiliki jumlah penduduk usia produktif lebih banyak daripada penduduk usia non produktif. Menurut BKKBN usia produktif adalah mereka yang berusia 15 – 64 tahun.
Dengan demikian pada tahun 2030 seluruh Generasi Z termasuk kategori usia produktif dengan total jumlah penduduk produktif mencapai 68%. Sebuah keadaan yang membahagiakan karena Indonesia akan banjir tenaga kerja dengan sumber daya alam yang melimpah. Namun keadaan itu bisa berubah menjadi musibah jika SDM yang melimpah tersebut tidak dikelola. Pengangguran, kemiskinan, kesenjangan sosial , bahkan keamanan menjadi ancaman jika peluang Bonus Demografi tidak disiapkan dari sekarang khususnya Generasi Z.
BKKBN telah mencanangkan program 3E menghadapi Bonus Demografi yaitu Education, Engagement, Employment. Education (Pendidikan) terkait peningkatan kualitas pendidikan untuk meningkatkan softskill dan hardskill, Engagement (partisipasi) terkait partisipasi aktif generasi muda di kegiatan bidang politik, sosial maupun perekonomian, dan Employment (lapangan kerja) yaitu menciptakan lapangan kerja baru untuk menyerap tenaga kerja berlimpah.
Dengan arahan 3E tersebut, peran apa yang harus kita ambil terutama untuk mengelola potensi kekuatan Generasi Z yang di tahun 2030 (puncak Bonus Demografi) tersebut semua Generasi Z berusia produktif ?
Setidaknya ada tiga hal penting yang perlu kita siapkan yaitu:
(1) Kenali karakter Generasi Z
(2) Elaborasi 3E: Education, Engagement dan Employment sesuai karakter Generasi Z
(3) Jalankan Talent Management di dunia pendidikan untuk mengolah potensi Generasi Z secara terstruktur.
Secara ekstrimnya menjadikan Talent Management sebagai “mata pelajaran” baru di semua jalur pendidikan yaitu: pendidikan formal, pendidikan nonformal maupun pendidikan informal.
Bagaimana caranya? Tunggu tulisan saya berikutnya….
#abhomemytalent
#ABhome
Komentar
Posting Komentar