Langsung ke konten utama

komunikasi produktif

Pada materi tentang Komunikasi Produktif ini, saya diajak memahami kembali kaidah-kaidah yang penting sehingga sebuah proses komunikasi dapat dilakukan dengan lebih berkualitas. Kaidah tersebut antara lain :

  1. Clear and Clarify : Selaku penyampai pesan kita hendaknya memastikan bahwa pesan yang ingin kita sampaikan dapat diterima dengan jelas sehingga mudah difahami oleh lawan bicara, hindari kalimat yang berbelit-belit dan cenderung terlalu berbasa-basi karena komunikasi jadi kurang efektif. Gunakan bahasa yang baik dan pastikan lawan bicara mendapatkan kesempatan untuk mengklairifkasi hal-hal yang tidak difahaminya.
  2. Choose the Right Time : Pemilihan waktu yang baik menjadi sebuah hal yang krusial untuk mewujudkan komunikasi yang produktif. Pilihlah waktu yang pas dengan suasana yang nyaman sehingga distraksi atau gangguan saat berbicara dapat dikurangi, dan agar pesan dapat lebih tersampaikan. Tidak ada salahnya mendiskusikan kepada lawan bicara kapan waktu yang tepat dan nyaman untuk ngobrol.
  3. Kaidah 7-38-55 : Kaidah dalam ilmu komunikasi ini dikemukakan oleh Albert Mehrabian, beliau mengatakan bahwa pemilihan kata-kata dalam komunikasi memiliki dampak sebesar 7% terhadap keberhasilan penyampaian suatu pesan, sedangkan 38% tergantung pada intonasi suara yang digunakan saat berbicara dan paling besar yaitu 55% bergantung pada gestur atau bahasa tubuh si penyampai pesan terhadap lawan bicaranya. Hal ini secara sederhana sebenarnya dapat kita buktikan, misal ketika berbicara dan menanyakan kejujuran lawan bicara kita “Apakaha kamu jujur” kemudian lawan bicara menjawab “jujur” namun dengan intonasi yang parau dan terbata-bata, lalu dengan bahasa tubuh yang gugup sudah tentu kita mengetahui kalau lawan bicara kita sedang berbohong dan berusaha menutupi kebohongannya.
  4. Intensity Of Eye Contact : Mata adalah jendela hati. begitu kira-kira kata pepatah lama, dalam komunikasi keberhasilan penyampaian pesan akan lebih mudah dilakukan apabila kedua belah pihak saling bicara dengan menatap mata lawan bicaranya, karena secara psikologis hal ini membuat lawan bicara merasa diperhatikan saat bicara
  5. I’m Responsible of My Communication Result : Kaidah terakhir menekankan bahwa kita harus bertanggung jawab terhadap apapun yang kita bicarakan, kita harus faham bahwa semua hal yang kita utarakan akan memiliki akibat dan dampak sehingga penting untuk memikirkan kembali apakah hal-hal yang hendak kita bicarakan akan mendapat respon negatif atau positif. Think first, talk later. begitu kira-kira

Kelima kaidah diatas sangat harus diperhatikan, demi tercapainya keberhasilan sebuah komunikasi yang produktif. Sebetulnya dalam hal komunikasi terhadap anak, terdapat kaidah-kaidah lain yang juga “diajarkan” oleh fasilitator kepada kami para peserta, seperti kaidah KISS (keep information short and simple) atau kaidah fokus pada solusi bukan masalah.

TAQWA: Keseimbangan Hablun Minalloh dan Hablun Minannas oleh Abdul Natsir, S.Ag, M.H.i

Puasa merupakan ibadah yang menyehatkan manusia, sebab puasa dapat menghilangkan penyakit rohani. Inti dari puasa pada dasarnya adalah bentuk pengendalian diri, yang bertujuan agar kita meraih derajat sebagai orang-orang yang bertaqwa di hadapan Allah Swt. Taqwa sendiri memiliki dua dimensi hubungan, yakni hubungan vertikal antara manusia dengan Allah dan hubungan horizontal antara manusia dengan makhluk lainnya. Taqwa yang baik dan benar yakni taqwa yang mengandung adanya keseimbangan hubungan antara Kholiq dan makhluk atau yang disebut habblumminallah dan antara Makhluk dengan Makhluk habblumminannas.

Keseimbangan hubungan vertikal dan hubungan  horizontal ditandai dengan seimbangnya hubungan vertikal yang berkaitan langsung dengan Allah yaitu Habluminallah dan Habluminannas yang berhubungan dengan sesama manusia. Sebagai contoh ketika manusia berzakat, zakat merupakan simbol hubungan vertikal dan horizontal. Bahkan selain zakat, kita dapat mengambil contoh ibadah solat, solat bisa kita gambarkan sebagai mi’raj kita. Solat yang habluminnallah adalah salat yang menjauhkan kita dari tindakan yang munkar, yang mana hal tersebut juga menggambarkan keseimbangan hubungan vertikal dan horizontal.


Ustadz Nasir dalam kajiannya juga menyampaikan jika manusia yang bangkrut adalah manusia yang ketika hari kiamat datang, ia membawa pahala solat, zakat,dan ibadah wajib lainnya, akan tetapi semasa hidup di dunia manusia ini mengatakan perkataan yang jelek, fitnah, mencela tetangga, sehingga pahala manusia ini sedikit demi sedikit berkurang karena protes dari manusia lain yang didzolimi. Pahala tersebut terambil dan ditambah dosa dari manusia yg didzolimi. Ini menunjukkan manusia ini tidak menjaga keseimbangan hubungan antara dengan Allah dan dengan manusia lainnya. Menyakiti tetangga, menganiaya orang lain, atupun perbuatan dzolim lainnya menyebabkan ibadahnya sia-sia dan dilemparkan ke neraka.


Kita bisa mengambil ibarah berbelaskasih pada makhluk sekecil apapun, yang jika kita lakukan, atas rahmat Allah dapat mengantarkan kita ke surgaNya. Apalagi jika kita berbelaskasih pada manusia yang membutuhkan, apalagi ketika kondisi seperti saat pandemik seperti ini, maka alangkah baiknya jika kita berempati dan bersimpati untuk menolong dan mengangkat saudara kita yang membutuhkan yang terdampak oleh kondisi saat ini.

Sepulang dari Majelis Ilmu tadi siang, emang udah niat banget nih mau naro catetan disini. Tapi karena segala kesibukan emak-emak, baru sempet sekarang denger ulang dan coret-coret catetan.


Alhamdulillah sdh sapet izin dr ambu Galuh buat share di FB.

Bismillahirahmanirrahim..

Seperti yg sdh sy bilang, majelis ini adalah majelis yg selalu dirindukan. Kenapa? Karena isinya daging semuuuuuuuuua. Apalagi temanya Fitrah Keimanan. MasyaAllah... Langsung dag dig dug ga sih baca temanya? Banget yaaaaa.. Karena memang harta yg paling berharga adalah iman dan ilmu.


Sebelum masuk ke materi, ambu mengajak kita utk membaca 1 ayat yaitu QS. Al Hajj ayat 46, yang artinya : 

"Maka, tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada"

Tafsir ayat tsb ialah semua bentuk yg sifatnya faham (memahami akhirat dan dunia) maka itu mutlak adalah kerja hati. Untuk memahami petunjuk Allah, fungsinya ada di hati. 

Lalu... Gimana caranya supaya sy yg bodoh dan hina ini memahami petunjuk Allah dari hati?

Nih.. Lagi-lagi ambu beri ayat yang bikin nangis bombay..

QS. Asy-Syu'ara' ayat 191 - 195, yang artinya :

Dan sesungguhnya, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.

Dan sungguh, (Al-Qur'an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam,

Yang dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril)

ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan,

dengan bahasa Arab yang jelas.


• 


MasyaAllah.. Jelas banget ya bahwa Allah memberikan Al-Quran sebagai petunjuk dan pedoman kita. Juga memberikan hati untuk memahami petunjuk yg Allah berikan.


Naaaaah.. Dipertemuan bulan lalu dengan ambu Galuh, alhamdulillah kami (sy dan teman2 HEbAT BoTim) di ajari langsung, praktek, cara membaca petunjuk Allah melalui Al-Qur'an. Dan untuk memahaminya, modal utama adalah hati.


Jadi, kita harus tau mengenal hati diri sendiri. 


Saya kasih tau caranya ya.. Hehehe.. Ambu Galuh sih yg kasih tau. Hehe


Mengenal hati diri sendiri :


1. Cari tau cara berdialog dengan Allah lewat hati. Caranya : 

a. Merendah kepada Allah

b. Memohon kepada Allah. Silahkan curhat segala-galanya bahkan hal sepele sekalipun kepada Allah.

c. Pasrah total sama Allah.

d. Buka Al Quran secara acak dan baca ayat yg pertama kali kita lihat. (Dijelaskan ambu Galuh bahwa poin ini hanya salah satu alternatif. Sesungguhnya mudah bagi Allah menjawab pertanyaan/doa kita lewat jalan apa pun. Lewat firasat, lewat kejadian2 di sekitar kita, dll.)


2. Dari semua sifat Allah, gunakanlah "Ar-Rahman, Al-Ghafur dan Al-Haadii" selalu dalam keseharian kita. Sebab Allah sesuai dengan prasangka hambanya.


3. Fokus menyehatkan hati.

Caranya :

a. Biasakan/latih diri untuk selalu curhat sama Allah (kembali ke cara 1)

b. Berdzikir



🥺🥺🥺🥺🥺🥺


Daging banget kaaaaaan? 

Itu baru awal. Masih ada lg bahasan selanjutnya.. Tapi berhubung diriku sudah agak ngantuk, insyaAllah kita lanjut lain waktu yaaaa..


Semoga tulisan ini bermanfaat. Aamiin.


Terima kasih ambu Galuh atas ilmunya. Doakan sy dan teman-teman dimudahkan memahami hati ini.

Terima kasih mba Temmy Bunda Rafif atas kebaikan hatinya bersedia rumahnya direpotin dan diberantakin.

Terima kasih bunda Ika Patmawati, mba Ika Agustina, teh Rahmi Tresna Yulia, mba Sumariyah Mariyah, bunda Heni Endah Dwijayanti dan teman2 semua atas support dan segalanya.

Majelis Bunda Hajar #2

HEbAT Community Bogor Cluster Bogor Timur 

Rabu, 29 Januari 2020


Tema: Cara Supaya Tidak Sumbu Pendek

Narasumber: Bunda Galuh (Fasda Bogor) 


Materi ini sangat pas untuk emak domestik seperti saya yang nyaris 24 jam bersama 5 anak. Marah pada anak terus nyesel habis itu marah lagi berulang -ulang seperti itu. 


Nah dipertemuan ini dibahas step-step nya supaya kita bisa menahan emosi marah dan tetap sabar dengan berbagai episode hidup yang dialami. Cara yang disampaikan sederhana mengena ke hati karena menggunakan ayat Allah sebagai panduannya.


Bismillah, saya tuliskan point yang disampaikan ambu galuh. 


*Cara supaya tidak sumbu pendek*:

1. Ikhlas terhadap suami, orang tua, mertua, anak, diri kita sendiri. 

Percaya bahwa semua yang diberikan Allah adalah baik.

Terima dengan rela apapun itu. 

Surat At Taghobun ayat 10


2. Kurang pahan bagaimana pendekatan terhadap masing-masing anak (belum dijelaskan detail) 


3. Belum paham ilmu sabar yang sebenarnya.

Surat Al Baqarah 155:bahwa semua kita pasti akan menerima ujian. 

156: jika kita mendapatkan ujian ucapkanlah *inna lillahi wa innailaihi rojiun*

(kadang kita lupa mengucapkan ini, sering salah ucap kalimat thoyyibah, padahal ini ucapan dzikir yang sangat spesifik diajarkan oleh al qur'an)

Ucapan ini diiringi dengan doa dan hati yang menyerahkan sepenuhnya kepada Allah

157. Setelah penyerahan ini Allah pasti akan memberikan petunjuk jalan keluar dari ujian itu. (jernihkan hati supaya bisa menangkap petunjuk Allah ini) 


4. Belum tau ganjaran bagi orang yang menahan marah.

Surat At Thalaq:3

Az zumar: 10... Ganjaran sabar adalah pahala tanpa batas. 

Ali Imran 133-134... Mohon ampun, menahan amarah.


Di dalam Al qur'an sabar ini memiliki ganjaran yang sangat besar... Yaitu disempurnakan pahala yang tanpa batas... 

Ibaratnya... Jika saat yaumul mizan dosa kita begitu berat sehingga sudah bisa dipastikan kemana kita akan menuju setelahnya lalu ada satu saja pahala sabar yang kita miliki maka hilanglang semua dosa itu dan kita masuk dalam syurganya Allah. 


Ini pesan dari ambu Galuh yang terakhir

*untuk meraih pahala tak terbatas ini satu-satunya cara hanya SABAR dan syarat bisa sabar itu harus mendapatkan UJIAN*


Jadi kalau mendapatkan ujian... Ini ladang untuk sabar... Jika lulus... Pasti dikasih ujian yang baru supaya bersabar lagi.

Alhamdulillah... kemarin berkesempatan hadir disini 


Kalo yg ngisi Ambu Galuh tuh amunisi pertama yang disiapkan adlh tissue or saputangan

Siap2 tertunduk maluuuu bgt karena banyakny salah diri😭


Dibuka dengan bacaan ayat Al-Quran yang selalu bikin jiwa tenang


Tau ga sihhh..sesungguhnya dlm tubuh kita ini ada "harta Karun" yang begitu berharga banget

Tapi kadang manusia ga pernah manfaatin itu harta Karun


Masalah apapun kalo kita selalu pake itu harta Karun.. insyaallah akan selesai dgn baik...

Dari mulai masalah diri sendiri, anak..bahkan orang lain


Gimana sih cara pakenya tuh harta Karun... sakti bener...


_berdialoglah dan merendahlah Kepada Allah,setunduk2ny..sekhuyuk2ny

Curhatlah sm Allah bukan sama manusia,sampai hal sekecil apapun

_selalu istigfar, perbanyak dzikir dgn menyebut sifat2 Allah, terutama Arrahman_al Ghofur

_sehatkan harta Karun itu dengan selalu berfikir positif, husnuzdon pd Allah


Ajarkan pula pada anak2 kita untuk selalu menggunakan harta Karun itu


Ketika kita bermasalah dgn orang lain, maka jgn pernah ungkit kesalahan orang lain pd diri kita, tp ingatlah kesalahan apa yang kita lalukan pd orang lain


#harta Karun itu adalah "💖"(h.a.t.i.)


Terimakasih untuk Ambu Galuh yang selalu bikin hati ini nyessss

Teman2 semua yang selalu melingkar dalam kebersamaan

Terimakasih buat Abang Rafif dan fait yg udah mau jagain Umar


Maafkan atas banyakny salah diri ini

#emak terassinau

#judule terus sinau...Sinau...

#menuju matang_mapan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun

Prinsip Prinsip Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun Oleh Ust Harry 1. Pahami Fitrah Perkembangan untuk tahap ini dengan baik. Tahap ini adalah fase dari konsepsi berkembang menjadi potensi. Ini masa  latih awal dimana anak sudah boleh diperintah atau adab sudah disampaikan sebagai perintah. Allah memerintahkan orangtua agar menyuruh anak anak mereka sholat ketika berusia 7 tahun. Perintah sholat adalah penanda dimulainya fase pre aqilbaligh awal, inilah perintah untuk beradab kepada Allah. Di Fase ini juga anak sudah menyadari adanya dunia sosial di luar dirinya, menyadari adanya kehidupan dan adanya aturan di atasnya. Kemampuan belajar dan bernalar mencapai masa emasnya di usia ini. 2. Fitrah keimanan pada fase ini bergerak meningkat dari Konsepsi Tauhid Rubbubiyatullah, kepada kesadaran Potensi untuk Tunduk kepada Allah (Tauhid Mulkiyatullah), yaitu sejalan dengan perkembangan fitrah sosialnya serta fitrah belajar dan bernalarnya maka anak disadarkan...

bolen pisang premium

Resep bolen pisang Persiapan isian : Goreng pisang dgn margarine 1. Membuat kulit. Ttgi +gula halus+ buyer/margarin+telur +air. Aduk.. Aduk 1/2 kalian. Bagi menjadi 20 2. Pelapis margarin+minyak+ ttgi+ aduk rata. Pindahkan ke plastik, simpan di kulkas. Bagi menjadi 20 2. Pasangkan adonan kulit +pelapis. (Pelapis dibungkus bahan kulit) Dibuat bentuk bola.  3. Digilas, dilipat 3 sebanyak 3x. Istirahatkan adonan 15-20 menit. Digilas diisi dgn isian. Dilipat amplop. Lalu dilapisi dgn olesan (1 kuning telur+1-2 sdh susu cair).  4. Panggang pada suhu 180oC 35-45 menit Resep by Calista kitchen

hak-hak syar'ie anak

Untuk mengingat kembali hak anak yang harus kita penuhi ketika usianya 0-7 th *HAK-HAK SYAR'IE ANAK* Oleh: Ustad Aad Pada setiap diri manusia tersanding di dalamnya hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban ini telah Allah tetapkan atas makhlukNya. Sehingga bersifat syar'ie : Ada hak syar'ie... Ada kewajiban syar'ie... Banyak yang tak tahu atau lupa, bahwa ALLAH MENDAHULUKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN Maka DR Abdul Karim Zaidan pernah berkata : "Berakhlaqlah seperti Allah : Dia penuhi hak-hak Adam, setelah itu baru ia tuntut kewajiban untuk tak mendekati pohon Khuld" Secara mengejutkan DR Abdullah Nasih 'Ulwan dalam kitabnya "Hak Asasi dalam Islam"(: berkata tegas) الحق الاساسي في الاسلام "ISLAM LEBIH MENGUTAMAKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN", karena : Pertama, hak itu nama Allah Kedua, hak itu artinya kebenaran Ketiga, hak itu bermakna esensi (hakikat) Keempat, hak itu juga berarti kewajiban. Seperti : "Hak Muslim atas Muslim ada lima" Mak...