Jenjang SD, SMP, SMA haruskah wajib dijalani?
Banyak ortu japri ke saya risau usia anaknya kurang sbg syarat masuk kelas di jenjang sekolahnya ntah itu di SD, SMP maupun SMA nya.
Yang menggemaskan, risaunya berlebihan sekali padahal cuma tertinggal bbrp bulan saja.
Padahal kalau dipikir dalam, kematangan anak itu modal penting untuk anak menjalani kehidupannya. Dan itu yg hrsnya menjadi prioritas daripada sekedar duduk di kelas tertentu tp sudah jelas tahu bhw anaknya belum tuntas di tahap sebelumnya.
Selama ini kita menganggap:
Sekolah TK untuk persiapan masuk SD
Sekolah SD untuk persiapan masuk SMP
Sekolah SMP untuk persiapan masuk SMA
Sekolah SMA untuk persiapan masuk kampus
Kuliah untuk persiapan cari kerja
Seolah kalau tidak tepat waktu kehidupannya akan tertinggal.
Padahal hidup itu bisa hidup jika menggunakan panduan dari Sang Pemilik Kehidupan. Konsepnya bisa diturunkan dalam bentuk operasional kerangka kerja yg lebih sederhana.
Padahal dalam konsep Human Nature Development kita harusnya fokus pada usia anak dan capaian tahapan perkembangannya BUKAN duduk di kelas berapanya di sekolah.
Usia 0-6th: tuntaskan Self Awareness & Self Acceptance
Usia 7-10th: tuntaskan Self Confidence & Self Regulation
Usia 11-15th: tuntaskan Self Development & Self Mastery
Usia >15th: mulai bergerak ke Social Development- terjun dan mengambil peran di masyarakat secara bertahap
Jika tiap fase tsb ada yg belum tuntas, jangan ragu untuk mengulang. Beranilah meninggalkan sistem persekolahan yg mengkotak2an anak secara massal, atau jika belum berani cobalah dg turun kelas jangan memburu naik kelas.
Yakinlah tanpa keberanian spt itu, kelak ortu akan membayar “biaya pengobatan” lebih mahal.
Beranilah untuk tuntas dengan tinggal kelas namun jangan mengulang langkah yg sama. Move on lah !
Sebenarnya kebutuhan spt itu akan otomatis muncul jika model pembelajarannya memang benar2 menghidupkan potensi. Gairah belajar membuncah, sehingga tinggal kelas bahkan menjadi sebuah kebutuhan.
Dan itu yg banyak saya jumpai di ABhome, bbrp HSer sepakat dg ortunya sadar turun kelas atau stay di kelas bahkan HSer tak peduli dia ada di kelas berapa, loncat-loncat dari IPA ke IPS atau IPS ke IPA. Kalau tidak kami ingatkan bisa bablas 😅
.....pendidikan itu harusnya menjadikan human being bukan human doing atau human thinking saja
#Insight sesi FBE MasterClass
Terima kasih Ustad Harry Santosa
Komentar
Posting Komentar