Langsung ke konten utama

Adaan-empek2 palembang

Kami ini pecinta kuliner yang berbahan dasar ikan salah satunya si bulet kenyal dari palembang yaitu adaan. Dibandingkan varian pempek lain, adaan ini selalu jadi incaran utama. Mungkin karena gurih rasa ikannya lebih terasa plus ga usah terlalu repot ngunyahnya.

Saking sukanya, minimal 1 bulan sekali menu ini harus selalu disajikan di rumah. Awalnya sering dapat oleh-oleh pas pak suami dinas ke Palembang. Udah ga dinas lagi, lanjut beli online merek c***y, v**o atau pempek homemade yang dikirim langsung dari sana. Kalau di Bogor sini, saya belum nemu yang rasanya seendeus dari kota aslinya. Kalau pun ada, biasanya harganya cukup mahal.

Saya coba ikut grup pempek palembang di fb, banyaaaak sekali resep berseliweran langsung dari penjual pempeknya. Nonton video tutorial di yutub, tapi koq tetap ga bisa menemukan tekstur kenyal yang pas dengan yang biasa kami makan ya. Terlalu alot lah, ikannya kurang berasa lah, sampai terlalu lembut juga pernah.

Berpuluh kali mencoba sampai akhirnya kemarin bisa menemukan tekstur adaan yang selama ini dicari. Rasanya senang banget.. Tapi belum puas sih karena perlu diuji lagi di proses bikin adaan selanjutnya. Kalau sudah konsisten baru dikatakan berhasil.

Resep yang saya gunakan :

400 gr ikan giling (saya pakai tenggiri yang baru 2 hari masuk freezer)
175 ml cairan (campur 125 ml air + 50 ml santan)
1 sdm bawang putih dihaluskan
50 gr bawang merah cincang
1 putih telur
225 gr sagu/tapioka
1/2 sdt gula pasir
1 sdt garam
1/2 sdt kaldu bubuk

Cara membuat :
Ulenin ikan sampai terasa kenyal. Ingat, masukan kaldu dan garam di step terakhir sebelum sagu. Kalau saya masukan telur dulu, ulenin - masukan duo bawang, ulenin lagi - masukan gula, ulenin - masukan cairan, ulenin lagi kurleb 5 menit sampai benar-benar tercampur. Setelah berasa sudah rata semua, baru masukan garam. Ulenin terus sampai berasa kenyal seperti slime. Terakhir masukan sagu sedikit-sedikit. Saat sagu masuk, ga perlu diaduk banget ya. Cukup dibalik-tepok-balik-tepok-gitu aja sampai tercampur rata.

Enaknya nyetak adaan ini seperti bikin bakso, dibulatin pakai tangan kiri, tangan kanan nyendokin langsung cemplung ke minyak panas. Setelah mulai padat, kecilkan api tunggu sampai adaannya mengambang dan berputar.

Ciri adaan yang sukses : pas dingin, bentuknya ga kempes, tetap bulat seperti saat digoreng.

Trik yang saya coba rangkum dari berbagai kegagalan bikin si adaan ini :

1. Pastikan ikan yang kita gunakan adalah ikan segar. Kalau beli yang frozen, pastikan tidak terlalu lama. Kata temen saya yang asli palembang, batas tolerir ikan giling frozen yang enak dijadikan pempek itu hanya 2-3 hari aja, maksimal 5 hari lah. Kalau terlalu lama biasanya terasa pas ngaduk, tangan jadi agak gatal plus kekenyelan pempek akan terasa beda.

2. Aduk pakai tangan aja biar tau tekstur yang tepat saat menguleni. Ingat ya, tiap masukan bahan, harus diuleni lagi. Jadi ga bisa langsung masukin jadi satu. Plus si garam harus di bagian akhir sebelum sagu dimasukan.

3. Kekentalan adonan adaan yang pas itu seperti adonan bakso daging. Ga terlalu encer tapi juga ga terlalu padat jadi tetap bisa dipencet dengan mudah (seperti membuat bakso aja). Beda dengan adonan pempek lenjer yang padat dan bisa dibentuk ya.

4. Saat mau menggoreng, api harus besar dengan minyak yang panas. Setelah mulai berkulit, bisa kecilkan api supaya adaan ga tiba-tiba meletus.

5. Untuk ukuran cairan dan sagu yang ditambahkan jangan terlalu plek ketiplek sama resep ya. Misal ikan giling yang sudah difreezer pasti akan lebih berair, nah bisa dikurangi. Atau pas mau nuang sagu, eh koq kayana udah pas teksturnya ya udah. Ga usah dicampur semuanya.

Itu sih trik yang saya bisa kasih. Monggo teman-teman pecinta pempek dan asli wong kito juga bisa menambahkan y :)

Untuk cuko nya saya juga bikin sendiri. Bikinnya ga mendadak ya. Biasanya cuko baru berasa enak kalau udah 3-5 hari di kulkas. Cuko yang saya bikin ini asli dari gula aren jadi warnanya lebih pekat, rasanya legit dan kental. Campuran cukonya cuma pakai cabe rawit hijau, bawang putih, ebi dan asam jawa. Tinggal direbus bareng dan disesuaikan dengan selera.

Sssttt.. Dengan modal Rp 50.000 bisa dapat 45 pcs pempek adaan ukuran sedang yang kalau dijual di luaran sekitar Rp 2500an/pc. Lumayan banget hematnya kan bu ibu.. :D

Selamat mencoba <3

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun

Prinsip Prinsip Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun Oleh Ust Harry 1. Pahami Fitrah Perkembangan untuk tahap ini dengan baik. Tahap ini adalah fase dari konsepsi berkembang menjadi potensi. Ini masa  latih awal dimana anak sudah boleh diperintah atau adab sudah disampaikan sebagai perintah. Allah memerintahkan orangtua agar menyuruh anak anak mereka sholat ketika berusia 7 tahun. Perintah sholat adalah penanda dimulainya fase pre aqilbaligh awal, inilah perintah untuk beradab kepada Allah. Di Fase ini juga anak sudah menyadari adanya dunia sosial di luar dirinya, menyadari adanya kehidupan dan adanya aturan di atasnya. Kemampuan belajar dan bernalar mencapai masa emasnya di usia ini. 2. Fitrah keimanan pada fase ini bergerak meningkat dari Konsepsi Tauhid Rubbubiyatullah, kepada kesadaran Potensi untuk Tunduk kepada Allah (Tauhid Mulkiyatullah), yaitu sejalan dengan perkembangan fitrah sosialnya serta fitrah belajar dan bernalarnya maka anak disadarkan...

bolen pisang premium

Resep bolen pisang Persiapan isian : Goreng pisang dgn margarine 1. Membuat kulit. Ttgi +gula halus+ buyer/margarin+telur +air. Aduk.. Aduk 1/2 kalian. Bagi menjadi 20 2. Pelapis margarin+minyak+ ttgi+ aduk rata. Pindahkan ke plastik, simpan di kulkas. Bagi menjadi 20 2. Pasangkan adonan kulit +pelapis. (Pelapis dibungkus bahan kulit) Dibuat bentuk bola.  3. Digilas, dilipat 3 sebanyak 3x. Istirahatkan adonan 15-20 menit. Digilas diisi dgn isian. Dilipat amplop. Lalu dilapisi dgn olesan (1 kuning telur+1-2 sdh susu cair).  4. Panggang pada suhu 180oC 35-45 menit Resep by Calista kitchen

hak-hak syar'ie anak

Untuk mengingat kembali hak anak yang harus kita penuhi ketika usianya 0-7 th *HAK-HAK SYAR'IE ANAK* Oleh: Ustad Aad Pada setiap diri manusia tersanding di dalamnya hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban ini telah Allah tetapkan atas makhlukNya. Sehingga bersifat syar'ie : Ada hak syar'ie... Ada kewajiban syar'ie... Banyak yang tak tahu atau lupa, bahwa ALLAH MENDAHULUKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN Maka DR Abdul Karim Zaidan pernah berkata : "Berakhlaqlah seperti Allah : Dia penuhi hak-hak Adam, setelah itu baru ia tuntut kewajiban untuk tak mendekati pohon Khuld" Secara mengejutkan DR Abdullah Nasih 'Ulwan dalam kitabnya "Hak Asasi dalam Islam"(: berkata tegas) الحق الاساسي في الاسلام "ISLAM LEBIH MENGUTAMAKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN", karena : Pertama, hak itu nama Allah Kedua, hak itu artinya kebenaran Ketiga, hak itu bermakna esensi (hakikat) Keempat, hak itu juga berarti kewajiban. Seperti : "Hak Muslim atas Muslim ada lima" Mak...