Langsung ke konten utama

Mengukur indeks fitrah

Mumpung lagi nemu, mungkin bisa membantu

Mengukur Indeks Fitrah sederhana :
Ust Harry Santosa

Insan kamil adalah insan paripurna, yang mampu menjalani peran peran terbaik sesuai potensi fitrah yang Allah karuniakan, meliputi fitrah keimanan, fitrah belajar dan bernalar, fitrah bakat dan kepemimpinan, fitrah seksualitas dan cinta, fitrah estetika dan bahasa dstnya.

Mari kita ukur indeks fitrah kita secara sederhana.

Pilih antara skala 1 sampai 5 yang benar benar mewakili kondisi fitrah saat ini. Gunakan hanya untuk anak anda saja atau untuk diri anda saja sebagai orangtua.

1 selalu , 2 biasanya, 3 tidak jelas, 4. Jarang, 5 Tidak Pernah

A. Fitrah Keimanan
A.1  Apakah (anak) anda melakukan amal ibadah dengan sangat bergairah yang berangkat dari dalam diri (niat yang kuat)?
A.2  Apakah (anak) anda merasa mencintai Allah dengan sungguh sungguh sehingga semua beban ibadah terasa ringan?
A.3  Apakah (anak) anda lebih yakin dan optimis pada rahmat dan kasih sayang Allah daripada takut pada Azab Allah?
A.4  Apakah (anak) anda sangat bergairah membaca buku buku agama atau melihat film agama?
A.5  Apakah (anak) anda berharap bermimpi bertemu Rasulullah SAW?
A.6  Apakah (anak) anda lima tahun terakhir ini suka bersuci dan bersiap ke Masjid atau bangun Sholat Malam?
A.7  Apakah (anak) anda selalu teringat Allah dan menjadi pertimbangan utama jika ada masalah atau akan berbuat sesuatu?
A.8  Apakah (anak) anda selalu beramal tanpa dipengaruhi iming iming ganjaran atau hadiah atau hukuman?
A.9  Apakah (anak) anda punya amalan sunnah unggulan yang sangat disukai, misalnya shodaqoh, shaum atau sholat malam dll

B. Fitrah Belajar dan Bernalar
B.1 Apakah (anak) anda belajar karena suka dan bersemangat bukan karena disuruh?
B.2 Apakah (anak) anda berusaha menemukan solusi untuk melestarikan alam, seperti mengatasi sampah, penghijauan dll?
B.3 Apakah (anak) anda suka memanfaatkan benda benda sekitar untuk media belajar atau obyek belajar?
B.4 Apakah (anak) anda mengagumi, mendiskusikan dengan seru para ilmuwan dan buku buku pengetahuan yang penting?
B.5 Apakah (anak) anda suka belajar tanpa iming2 atau tidak terlalu fokus lagi pada gelar, titel dan beragam sertifikasi ?
B.6 Apakah (anak) anda suka menjelajah alam dan suka merenungi tujuan penciptaan Ilahi lalu mengambil hikmah?
B.7 Apakah (anak) anda menambah dan memutakhirkan pengetahuan spesifik yang sudah dimiliki ?
B.8 Apakah (anak) anda senantiasa melakukan riset walau sederhana dan menyebarluaskan hasilnya atau mengimplementasikan?
B.9 Apakah (anak) anda belajar untuk menjalani peran dan melahirkan karya bukan belajar untuk prestise dunia?

C. Fitrah Bakat dan Kepemimpinan
C.1 Apakah (anak) anda mengenal sifat diri dan aktifitas yang benar benar disukai dan relevan dengan sifat diri?
C.2 Apakah (anak) anda sangat bahagia dan tidak terpaksa melakukan aktifitas atau karir dalam kehidupan?
C.3 Apakah (anak) anda berkeinginan memberikan solusi bagi masyarakat dengan bakat yang dimiliki?
C.4 Apakah (anak) anda bisa membedakan mana aktifitas yang anda hebat namun bukan bakat, dan mana yang hebat tetapi bakat?
C.5 Apakah (anak) anda menyukai menjalani sesuatu yang merupakan panggilan hidup daripada tuntutan kebutuhan hidup?
C.6 Apakah (anak) anda berusaha berubah karena mencari makna hidup (panggilan hidup) bukan karena mengalami kesulitan finansial atau material?
C.7 Apakah (anak) anda mantap dengan pilihan karir pekerjaan atau jurusan pendidikan?
C.8 Apakah (anak) anda bahagia dan tidak bosan  menjalani pekerjaan atau pendidikan saat ini?
C.9 Apakah (anak) anda bercita cita mewujudkan sesuatu yang sejalan dengan panggilan hidup atau bakat?

D. Fitrah Seksualitas
D.1 Apakah (anak) anda mantap dengan identitas jenis kelamin ?
D.2 Apakah (anak) anda suka dengan aktifitas dan peran sesuai gender? (Lelaki suka peran kelelakian, dan sebaliknya)
D.3 Apakah (anak) anda dekat pada sosok ayah ibu sejak usia dini sampai aqilbaligh?
D.4 Apakah (anak) anda jika lelaki sangat ingin menjadi ayah yang baik? Jika perempuan sangat ingin menjadi ibu yang baik?
D.5 Apakah (anak) anda merasa siap menikah atau suka anak kecil ketika beranjak aqilbaligh (15 -19 tahun)
D.6 Apakah (anak) anda sangat mencintai ayah dan juga ibu, tidak pernah sangat membenci mereka?
D.7 Apakah (anak) anda sangat tahu bagaimana mensikapi lawan jenis dengan sebaik baiknya?
D.8 Apakah (anak) anda memiliki kemampuan membedakan mana nafsu dan mana cinta? Baik pandangan, sentuhan maupun sikap.
D.9 Apakah (anak) anda merasa tenang dan wajar bila mencintai atau dicintai seseorang?

Jumlahkan hasilnya dan dibagi dengan 36. Tuliskan hasilnya dalam komen di bawah ya :-)

Jika hasilnya tidak terlalu jauh dari angka 1 maka inshaAllah fitrah kita masih baik.

Beri saran dan tambahan pertanyaan untuk menyempurnakan indeks fitrah ini,

Semoga bermanfaat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun

Prinsip Prinsip Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun Oleh Ust Harry 1. Pahami Fitrah Perkembangan untuk tahap ini dengan baik. Tahap ini adalah fase dari konsepsi berkembang menjadi potensi. Ini masa  latih awal dimana anak sudah boleh diperintah atau adab sudah disampaikan sebagai perintah. Allah memerintahkan orangtua agar menyuruh anak anak mereka sholat ketika berusia 7 tahun. Perintah sholat adalah penanda dimulainya fase pre aqilbaligh awal, inilah perintah untuk beradab kepada Allah. Di Fase ini juga anak sudah menyadari adanya dunia sosial di luar dirinya, menyadari adanya kehidupan dan adanya aturan di atasnya. Kemampuan belajar dan bernalar mencapai masa emasnya di usia ini. 2. Fitrah keimanan pada fase ini bergerak meningkat dari Konsepsi Tauhid Rubbubiyatullah, kepada kesadaran Potensi untuk Tunduk kepada Allah (Tauhid Mulkiyatullah), yaitu sejalan dengan perkembangan fitrah sosialnya serta fitrah belajar dan bernalarnya maka anak disadarkan...

bolen pisang premium

Resep bolen pisang Persiapan isian : Goreng pisang dgn margarine 1. Membuat kulit. Ttgi +gula halus+ buyer/margarin+telur +air. Aduk.. Aduk 1/2 kalian. Bagi menjadi 20 2. Pelapis margarin+minyak+ ttgi+ aduk rata. Pindahkan ke plastik, simpan di kulkas. Bagi menjadi 20 2. Pasangkan adonan kulit +pelapis. (Pelapis dibungkus bahan kulit) Dibuat bentuk bola.  3. Digilas, dilipat 3 sebanyak 3x. Istirahatkan adonan 15-20 menit. Digilas diisi dgn isian. Dilipat amplop. Lalu dilapisi dgn olesan (1 kuning telur+1-2 sdh susu cair).  4. Panggang pada suhu 180oC 35-45 menit Resep by Calista kitchen

hak-hak syar'ie anak

Untuk mengingat kembali hak anak yang harus kita penuhi ketika usianya 0-7 th *HAK-HAK SYAR'IE ANAK* Oleh: Ustad Aad Pada setiap diri manusia tersanding di dalamnya hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban ini telah Allah tetapkan atas makhlukNya. Sehingga bersifat syar'ie : Ada hak syar'ie... Ada kewajiban syar'ie... Banyak yang tak tahu atau lupa, bahwa ALLAH MENDAHULUKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN Maka DR Abdul Karim Zaidan pernah berkata : "Berakhlaqlah seperti Allah : Dia penuhi hak-hak Adam, setelah itu baru ia tuntut kewajiban untuk tak mendekati pohon Khuld" Secara mengejutkan DR Abdullah Nasih 'Ulwan dalam kitabnya "Hak Asasi dalam Islam"(: berkata tegas) الحق الاساسي في الاسلام "ISLAM LEBIH MENGUTAMAKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN", karena : Pertama, hak itu nama Allah Kedua, hak itu artinya kebenaran Ketiga, hak itu bermakna esensi (hakikat) Keempat, hak itu juga berarti kewajiban. Seperti : "Hak Muslim atas Muslim ada lima" Mak...