Langsung ke konten utama

Emisol - Berpikir Kreatif

EmISol*
_By : Achmad Ferzal_


🎬EmISol, Empati-Imajinasi-Solusi..ulangi🏆
(Menyerap-mengolah-menyajikan...mulai lagi dari menyerap)


💡Peta panduan untuk menjadi kreatif sesuai keunikan diri (kreatif ala kita).


👥 kebanyakan dari kita yang nggak mau ngacung kalau ditanya siapa yang kreatif? Rata-rata karena merasa nggak percaya dirinya kreatif (nggak PeDe) hingga malu-malu.


👨🏼‍🚀Dari Tiga tahapan: Empati-Imajinasi-solusi. Tahapan terpenting ada di empati (menyerap).


🛫Empati ibarat landasan pesawat terbang. Semakin kuat dan bagus landasannya, semakin besar dan jauh jarak tempuh pesawatnya. Atau semakin tinggi imajinasi yang bisa dilakukan. Untuk mencapai pulau-pulau solusi yang jarang dikunjungi.


🛰Berikut jabarannya:


❣EMPATI (menyerap) adalah kegiatan berkehendak (niat tulus) yang dilakukan dengan antusias dan rasa penasaran tinggi untuk mau menyerap semua masukan dari panca indera. Namun  seringnya kita beri kegiatan MENDENGAR.


👂🏼mendengar dengan hati💝, untuk menyerap pandangan2 (prinsip/pandangan hidup). Mendengar dengan kepala👤, untuk menyerap pengetahuan2 (persepsi dan teori pribadi). Mendengar dengan kaki👣, untuk menyerap kebiasaan2 (tradisi berbuat).


📥Semakin banyak data atau informasi yang kita peroleh, akan membuat proses imajinasi (mengolah) menjadi mengasyikkan. Membersamai anak adalah salah satu cara mendengar dengan hati-kepala-kaki.


🚀IMAJINASI (mengolah), merupakan kegiatan berpikir dan membuka wawasan. Bukan berpikir dengan berkerut kening dan menopang dagu seperti yang digambarkan selama ini. Ini adalah kegiatan menghubung-hubungkan hasil serapan dengan keadaan sehari-hari.


🔮Seperti munculnya ide untuk mengajari anak menggunakan handuk, setelah membersamainya (empati):
" kok ananda setiap habis mandi selalu keluar dengan tubuh bagian belakang yang masih basah ya?"


✨ Ide yang muncul dari proses berpikir menyenangkan akan menghasilkan ide berikutnya, seperti: membuat atau membagi handuk ananda menggunakan warna atau membuat garis  sesuai penggunaannya. Seperti untuk kepala, untuk kaki, untuk punggung dst.


🎁Selanjutnya tentu kita akan penasaran untuk mencobanya, inilah tahapan SOLUSI (menyajikan). Tahapan yang didorong rasa penasaran untuk mencoba. Tahapan yang akan membuka pintu-pintu hikmah dan kebijaksanaan.


🎡SOLUSI yang apapun hasilnya kita ulangi lagi masuk ke tahap EMPATI. Terus melingkar dan terus mekar🌻.


🌏Keseluruhan tahap ini (EmISol) merupakan tahap kreatif ala kita. Kalau diingat-ingat pasti banyak tahapan EmISol yang sudah kita lakukan sehari-hari. Hanya jarang kita apresiasi.


☝🏽nah, mulai sekarang banyakkan fase menyerap/mendampingi (membersamai) agar ide  mudah mengalir dan solusi bermunculan bagai jamur dimusim hujan🍄


💐yuk...Terus jadi teman tumbuh, teman belajar yang berani menggunakan apa yang ada,tidak mengada-ada, apa lagi menunggu semua ada (tersedia). Orangtua berani ala Pendidik-Rumahan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun

Prinsip Prinsip Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun Oleh Ust Harry 1. Pahami Fitrah Perkembangan untuk tahap ini dengan baik. Tahap ini adalah fase dari konsepsi berkembang menjadi potensi. Ini masa  latih awal dimana anak sudah boleh diperintah atau adab sudah disampaikan sebagai perintah. Allah memerintahkan orangtua agar menyuruh anak anak mereka sholat ketika berusia 7 tahun. Perintah sholat adalah penanda dimulainya fase pre aqilbaligh awal, inilah perintah untuk beradab kepada Allah. Di Fase ini juga anak sudah menyadari adanya dunia sosial di luar dirinya, menyadari adanya kehidupan dan adanya aturan di atasnya. Kemampuan belajar dan bernalar mencapai masa emasnya di usia ini. 2. Fitrah keimanan pada fase ini bergerak meningkat dari Konsepsi Tauhid Rubbubiyatullah, kepada kesadaran Potensi untuk Tunduk kepada Allah (Tauhid Mulkiyatullah), yaitu sejalan dengan perkembangan fitrah sosialnya serta fitrah belajar dan bernalarnya maka anak disadarkan...

bolen pisang premium

Resep bolen pisang Persiapan isian : Goreng pisang dgn margarine 1. Membuat kulit. Ttgi +gula halus+ buyer/margarin+telur +air. Aduk.. Aduk 1/2 kalian. Bagi menjadi 20 2. Pelapis margarin+minyak+ ttgi+ aduk rata. Pindahkan ke plastik, simpan di kulkas. Bagi menjadi 20 2. Pasangkan adonan kulit +pelapis. (Pelapis dibungkus bahan kulit) Dibuat bentuk bola.  3. Digilas, dilipat 3 sebanyak 3x. Istirahatkan adonan 15-20 menit. Digilas diisi dgn isian. Dilipat amplop. Lalu dilapisi dgn olesan (1 kuning telur+1-2 sdh susu cair).  4. Panggang pada suhu 180oC 35-45 menit Resep by Calista kitchen

hak-hak syar'ie anak

Untuk mengingat kembali hak anak yang harus kita penuhi ketika usianya 0-7 th *HAK-HAK SYAR'IE ANAK* Oleh: Ustad Aad Pada setiap diri manusia tersanding di dalamnya hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban ini telah Allah tetapkan atas makhlukNya. Sehingga bersifat syar'ie : Ada hak syar'ie... Ada kewajiban syar'ie... Banyak yang tak tahu atau lupa, bahwa ALLAH MENDAHULUKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN Maka DR Abdul Karim Zaidan pernah berkata : "Berakhlaqlah seperti Allah : Dia penuhi hak-hak Adam, setelah itu baru ia tuntut kewajiban untuk tak mendekati pohon Khuld" Secara mengejutkan DR Abdullah Nasih 'Ulwan dalam kitabnya "Hak Asasi dalam Islam"(: berkata tegas) الحق الاساسي في الاسلام "ISLAM LEBIH MENGUTAMAKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN", karena : Pertama, hak itu nama Allah Kedua, hak itu artinya kebenaran Ketiga, hak itu bermakna esensi (hakikat) Keempat, hak itu juga berarti kewajiban. Seperti : "Hak Muslim atas Muslim ada lima" Mak...