Langsung ke konten utama

Nhw2 diklat pengurus

NHW2 Temmy IP Bogor

1. IP bermula di Salatiga. Sejarah IP bermula 2004 ketika Ibu Septi merasakan kerempongan sebagai ibu yg mendidik anak dan mengurus keluarga, saat itu Pak Dodik mulai memperkenalkan dan mendidik istrinya agar memantaskan dirinya dlm mendidik anak. Tahun 2008 mulai diperkenalkan istilah IP. Tahun 2011 mulai kelas IP di Salatiga. 2012 Mulai kelas online dlm bentuk webinar. Tahun 2015 mulai didirikan IP regional dibeberapa kota yg belajar dengan menggunakan WhatsApp. Tahun 2016 mulai lah kelas matrikulasi batch #1, yg merubah sistem keanggotaan IP. 2017 di tawarkan beberapa pengurus. Tahun 2020 new chapter IP.
2. Perempuan adalah pendidik utama keluarganya. IP didirikan untuk membantu perempuan yang bangga
berperan sebagai pendidik
utama dan pertama bagi anak￾anaknya,serta senantiasa
memantaskan diri dengan
berbagai ilmu agar bisa
bersungguh-sungguh mengelola
keluarga sekaligus mendidik
anak-anaknya dengan kualitas
optimal.

3. Visi keluarga kami adalah masuk surga bersama dengan jalan beribadah, berilmu dan beramal shaleh. Agar menjadi ibu yg berilmu tentu saja saya perlu terus belajar memantaskan diri sebagai ibu dari anak-anak saya. Dan juga sebagai ladang amal saya untuk membagi ilmu yg telah saya dapatkan bagi orang disekitar saya. Sehingga IP sejalan dan mendukung Visi keluarga kami

4. Awal mula saya di IP karena saya merasa tidak menjadi ibu yg sesuai yg saya harapkan dan mimpikan sebelum berkeluarga. Saya kelelahan, bertanduk, dan tidak bahagia menjalani kegiatan harian saya. Setelah belajar di IP Alhamdulillah saya menjadi ibu yg disayangi keluarga, terjadi perubahan yg signifikan buat saya dan keluarga saya. Dan ini yg saya ingin bagi dengan orang yg belum tersentuh atau belajar mendidik anak, seperti saya yg merasakan manfaat nya bergabung dengan IP. Saya ingin ibu-ibu bahagia menjalani kesehariannya sebagai ibu yg dirindukan keluarga dan bermanfaat bagi orang banyak. Semoga tercapai. Insyaallah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun

Prinsip Prinsip Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun Oleh Ust Harry 1. Pahami Fitrah Perkembangan untuk tahap ini dengan baik. Tahap ini adalah fase dari konsepsi berkembang menjadi potensi. Ini masa  latih awal dimana anak sudah boleh diperintah atau adab sudah disampaikan sebagai perintah. Allah memerintahkan orangtua agar menyuruh anak anak mereka sholat ketika berusia 7 tahun. Perintah sholat adalah penanda dimulainya fase pre aqilbaligh awal, inilah perintah untuk beradab kepada Allah. Di Fase ini juga anak sudah menyadari adanya dunia sosial di luar dirinya, menyadari adanya kehidupan dan adanya aturan di atasnya. Kemampuan belajar dan bernalar mencapai masa emasnya di usia ini. 2. Fitrah keimanan pada fase ini bergerak meningkat dari Konsepsi Tauhid Rubbubiyatullah, kepada kesadaran Potensi untuk Tunduk kepada Allah (Tauhid Mulkiyatullah), yaitu sejalan dengan perkembangan fitrah sosialnya serta fitrah belajar dan bernalarnya maka anak disadarkan...

bolen pisang premium

Resep bolen pisang Persiapan isian : Goreng pisang dgn margarine 1. Membuat kulit. Ttgi +gula halus+ buyer/margarin+telur +air. Aduk.. Aduk 1/2 kalian. Bagi menjadi 20 2. Pelapis margarin+minyak+ ttgi+ aduk rata. Pindahkan ke plastik, simpan di kulkas. Bagi menjadi 20 2. Pasangkan adonan kulit +pelapis. (Pelapis dibungkus bahan kulit) Dibuat bentuk bola.  3. Digilas, dilipat 3 sebanyak 3x. Istirahatkan adonan 15-20 menit. Digilas diisi dgn isian. Dilipat amplop. Lalu dilapisi dgn olesan (1 kuning telur+1-2 sdh susu cair).  4. Panggang pada suhu 180oC 35-45 menit Resep by Calista kitchen

hak-hak syar'ie anak

Untuk mengingat kembali hak anak yang harus kita penuhi ketika usianya 0-7 th *HAK-HAK SYAR'IE ANAK* Oleh: Ustad Aad Pada setiap diri manusia tersanding di dalamnya hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban ini telah Allah tetapkan atas makhlukNya. Sehingga bersifat syar'ie : Ada hak syar'ie... Ada kewajiban syar'ie... Banyak yang tak tahu atau lupa, bahwa ALLAH MENDAHULUKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN Maka DR Abdul Karim Zaidan pernah berkata : "Berakhlaqlah seperti Allah : Dia penuhi hak-hak Adam, setelah itu baru ia tuntut kewajiban untuk tak mendekati pohon Khuld" Secara mengejutkan DR Abdullah Nasih 'Ulwan dalam kitabnya "Hak Asasi dalam Islam"(: berkata tegas) الحق الاساسي في الاسلام "ISLAM LEBIH MENGUTAMAKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN", karena : Pertama, hak itu nama Allah Kedua, hak itu artinya kebenaran Ketiga, hak itu bermakna esensi (hakikat) Keempat, hak itu juga berarti kewajiban. Seperti : "Hak Muslim atas Muslim ada lima" Mak...