Langsung ke konten utama

Mendidik fitrah bakat

Mendidik Fitrah Bakat

#fitrahbakat

Ada yang bertanya bagaimana cara mudah mengenali bakat anak?

Cara mudah tidak ada, yang ada adalah cara fitrah, yaitu observasi orang tua pada anak anaknya dalam waktu panjang secara telaten dan penuh empati.

Usia 0-6 tahun. Kenali atau observasi "sifat unik" dan "fisik unik" anak dalam keseharian atau dalam berkegiatan.

Apa itu sifat unik? Sifat unik ini adalah bawaan lahir (karakter bawaan) unik yang nampak sejak lahir, disebut dengan fitrah bakat. 

Secara umum  "sifat unik" dimulai dengan kata "Suka". Misalnya suka mengatur, suka mengendalikan, suka waspada, suka menganalisa, suka memperbaiki, suka bersahabat dstnya.

Kalau fisik unik, nampak pada keistimewaan fisik, misalnya olahraga, menari, memasak dstnya. Biasanya fisik ini yang dianggap fitrah bakat, padahal sifat juga fitrah bakat, dan lebih sulit dikenali.

Jika merujuk pada penemuan Gallup, maka ada 34 sifat unik, dimana seorang anak umumnya memilki 5 sifat, kombinasi 5 dari 34 sifat (tema kekuatan) pada gambar.

Usia 7-10 tahun, jika sifat unik sudah dikenali maka sekarang rancang kegiatan atau beri aktifitas yang relevan dengan sifat unik tsb. MIsalnya jika suka mengatur, maka coba (memang coba coba) beri aktifitas misalnya mengatur orang (personalia) atau mengatur perabotan (design interior) atau mengatur dokumen (arsip) atau mengatur mobil (tukang parkir) :-) dstnya.

Sampai ditemukan aktifitas yang benar benar 4E - Enjoy, Easy, Excellent dan Earn. Yaitu aktifitas yang benar benar dia bahagia, mudah, hebat dan banyak manfaatnya.

Biasanya aktifitas yang merupakan potensi unik ananda, akan sangat ditunggu tunggu ketika akan memulainya, lalu dunia seperti berhenti berputar ketika melakukannya, dan akhirnya tidak mengatakan "alhamdulillah kelar juga" tetapi "kapan lagi ya?"

Aktifitas yang 4 E inilah sesungguhnya merupakan fitrah bakatnya. Seorang anak bisa punya beberapa aktifitas yang 4E

Hati hati bahwa "Hebat belum tentu Bakat", Excellent harus dibarengi Enjoy dan Easy agar bisa disebut potensi bakat.

Diharapkan selambatnya usia 10-12 ananda sudah kenal dengan potensi bakatnya, sehingga pengembangannya bisa dimulai sejak usia 10 tahun atau selambatnya usia 12 tahun.

Usia 10-14 tahun (pre aqilbaligh)

Jika potensi bakat sudah ditemukan, maka kita bisa membantu ananda untuk merancang pengembangannya (personalized curriculum). Isinya adalah kegiatan magang, proyek dll berbasis potensi bakatnya. Jangan lupa berikan skill dan knowledge pendukung yang dibutuhkan untuk pengembangan bakatnya.

"Magang" atau Belajar pada Maestro dalam proyek real dalam kehidupan adalah metode terbaik yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Beliau telah magang berdagang kepada pamannya dan merantau sampai ke Syams untuk berdagang pada usia 11-12 tahun.

=> 15 tahun

Diharapkan jika fitrah bakat ini tumbuh sesuai tahapannya maka akan menjadi peran dalam kehidupan dalam suatu bidang kehidupan unik tertentu atau profesi unik tertentu dan memimpin di situ. Secara adab, mereka akan menjadi beradab pada kehidupan dan realita sosialnya.

Catatan:

Tentu dalam pendidikan berbasis fitrah, bakat hanyalah satu aspek, ananda juga perlu dipetakan semua aspek fitrahnya agar tumbuhnya serasi.

Buat apa bakat berkembang jika keimanannya berantakan dan seksualitasnya menyimpang bukan?

Tetapi juga sebaliknya, buat apa keimanannya baik, jika tidak memiliki peran terbaik dalam bidang kehidupan sesuai potensi bakatnya. Justru orang shalih yang tidak memiliki peran dalam kehidupan, bisa menggerogoti keimanannya bukan?

Dalam banyak hal, kadang orang beramal sesuai dengan sifat uniknya atau fitrah bakatnya. Mereka yang suka berbagi, biasanya penggemar amal berinfaq atau mengajar. Mereka yang suka bersahabat biasanya penggemar silaturahmi. Mereka yang suka mengumpulkan informasi, biasanya suka menghafal alQuran dstnya.

Salam Pendidikan Peradadan.

#fitrahbasededucation
#pendidikanberbasisfitrah dan akhlak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun

Prinsip Prinsip Pendidikan berbasis Fitrah untuk Tahap Usia 7 – 10 Tahun Oleh Ust Harry 1. Pahami Fitrah Perkembangan untuk tahap ini dengan baik. Tahap ini adalah fase dari konsepsi berkembang menjadi potensi. Ini masa  latih awal dimana anak sudah boleh diperintah atau adab sudah disampaikan sebagai perintah. Allah memerintahkan orangtua agar menyuruh anak anak mereka sholat ketika berusia 7 tahun. Perintah sholat adalah penanda dimulainya fase pre aqilbaligh awal, inilah perintah untuk beradab kepada Allah. Di Fase ini juga anak sudah menyadari adanya dunia sosial di luar dirinya, menyadari adanya kehidupan dan adanya aturan di atasnya. Kemampuan belajar dan bernalar mencapai masa emasnya di usia ini. 2. Fitrah keimanan pada fase ini bergerak meningkat dari Konsepsi Tauhid Rubbubiyatullah, kepada kesadaran Potensi untuk Tunduk kepada Allah (Tauhid Mulkiyatullah), yaitu sejalan dengan perkembangan fitrah sosialnya serta fitrah belajar dan bernalarnya maka anak disadarkan...

bolen pisang premium

Resep bolen pisang Persiapan isian : Goreng pisang dgn margarine 1. Membuat kulit. Ttgi +gula halus+ buyer/margarin+telur +air. Aduk.. Aduk 1/2 kalian. Bagi menjadi 20 2. Pelapis margarin+minyak+ ttgi+ aduk rata. Pindahkan ke plastik, simpan di kulkas. Bagi menjadi 20 2. Pasangkan adonan kulit +pelapis. (Pelapis dibungkus bahan kulit) Dibuat bentuk bola.  3. Digilas, dilipat 3 sebanyak 3x. Istirahatkan adonan 15-20 menit. Digilas diisi dgn isian. Dilipat amplop. Lalu dilapisi dgn olesan (1 kuning telur+1-2 sdh susu cair).  4. Panggang pada suhu 180oC 35-45 menit Resep by Calista kitchen

hak-hak syar'ie anak

Untuk mengingat kembali hak anak yang harus kita penuhi ketika usianya 0-7 th *HAK-HAK SYAR'IE ANAK* Oleh: Ustad Aad Pada setiap diri manusia tersanding di dalamnya hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban ini telah Allah tetapkan atas makhlukNya. Sehingga bersifat syar'ie : Ada hak syar'ie... Ada kewajiban syar'ie... Banyak yang tak tahu atau lupa, bahwa ALLAH MENDAHULUKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN Maka DR Abdul Karim Zaidan pernah berkata : "Berakhlaqlah seperti Allah : Dia penuhi hak-hak Adam, setelah itu baru ia tuntut kewajiban untuk tak mendekati pohon Khuld" Secara mengejutkan DR Abdullah Nasih 'Ulwan dalam kitabnya "Hak Asasi dalam Islam"(: berkata tegas) الحق الاساسي في الاسلام "ISLAM LEBIH MENGUTAMAKAN HAK DARIPADA KEWAJIBAN", karena : Pertama, hak itu nama Allah Kedua, hak itu artinya kebenaran Ketiga, hak itu bermakna esensi (hakikat) Keempat, hak itu juga berarti kewajiban. Seperti : "Hak Muslim atas Muslim ada lima" Mak...